Pena Babel

PWRI Basel Bersama Direktur RSUD Junjung Besaoh, Bantu Nenek Sulastri yang Hidup Sebatang Kara

342
×

PWRI Basel Bersama Direktur RSUD Junjung Besaoh, Bantu Nenek Sulastri yang Hidup Sebatang Kara

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN –  Seorang perempuan tua Nenek Sulastri berusia 82 tahun, hidup sebatang kara, sakit dan tinggal sendirian di kediamannya yang beralamat di Ampera Kelurahan Teladan Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung.

Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bangka Selatan, Abi Abdillah menjelaskan sudah delapan hari beliau terbaring di RSUD Junjung Besaoh Basel, Nenek Sulastri adalah warga yang kurang mampu, hidup sebatang kara, yang mengidap penyakit Stroke, harus kita bantu dan segara mendapatkan pertolongan.

“Alhamdulillah, atas informasi ibu Theresia, PWRI Bangka Selatan dan Direktur RSUD Junjung Besaoh, kita bisa membantu Nenek Sulastri, hal ini bentuk kepedulian kita bersama sebagai umat manusia yang selalu saling membantu, bagaimana pun sudah bagian dari kita dan harus di pantau,” terang Abi Ketua DPC PWRI Bangka Selatan di RSUD Junjung Besaoh Kabupaten Bangka Selatan. Kamis, (17/10/24).

Ibu Theresia mengatakan sampai saat ini Nenek Sulastri sudah dirawat dengan baik di RSUD Junjung Besaoh, dan terus memantau kesehatan saya Ikhlas membantu dengan sepenuh hati, moga beliau lekas sembuh.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Direktur RSUD Bangka Selatan, Dr. Helen Sukendi yang telah banyak membantu Nenek Sulastri sampai hari ini,” ungkap Theresia.

Direktur RSUD Junjung Besaoh Bangka Selatan, Dr. Helen Sukendi mengatakan ini sudah tugas kita sebagai pelayan masyarakat yang bertugas di RSUD Junjung Besaoh, kami akan selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk semua pasien yang ada di RSUD Junjung Besaoh.

“Terima kasih PWRI Bangka Selatan, yang telah mau membantu, kita tidak kenal dengan Nenek Sulastri, tapi dengan panggilan hati kita wajib membantu, semoga ada kemudahan untuk kita semua,” kata dr. Helen.