TOBOALI, TINTAPENA.ID –– Kisah memilukan datang dari sebuah keluarga di Toboali yang berdomisili di Dusun Parit 9 Desa Gadung Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ironisnya, sepasang suami istri bersama anaknya saat mengendarai sepeda motor, diduga ditabrak oleh seorang pengemudi mobil yang disebut-sebut merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur di Pemkab Basel.
Peristiwa itu terjadi di kawasan simpang Parit 3, tepatnya tak jauh di depan Kantor Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, pada hari kedua Lebaran Idulfitri. akibat dari kejadian itu seluruh anggota keluarga korban mengalami luka-luka, bahkan sang istri harus mendapatkan perawatan serius hingga menjalani jahitan di RSUD Junjung Besaoh Bangka Selatan.
Keterangan dari pihak keluarga korban bernama Sukaimi mengungkapkan kekecewaannya lantaran hingga kini belum ada kejelasan tanggung jawab dari pihak oknum tersebut. Berdasarkan Bukti-bukti WhatsApp (WA) oknum pejabat terkenal yang mana ternyata seorang HAJI yang bernama Ari Dinata berjanji untuk membantu dan bertanggung jawab.
Ia juga mengungkapkan dirinya masih menanggung beban pasca kecelakaan. Ia juga mengaku sudah tidak bekerja selama 12 hari. Akibat luka yang dialaminya untuk biaya pengobatan harus ditanggung secara pribadi.
“Awalnya ada janji mau bertanggung jawab, termasuk membantu perbaikan motor. Tapi sampai sekarang tidak ada kabar lagi. Motor belum diperbaiki, hingga kini saya tidak bisa bekerja,” sebut Sukaimi.
Sementara itu, Sukaimi menyampaikan keluarganya hanya menerima uang sebesar Rp200 ribu dari pihak terduga pelaku, itu pun yang digunakan untuk biaya awal pengobatan di RSUD Junjung Besaoh. Menurutnya bantuan tersebut dinilai jauh dari cukup mengingat kondisi keluarga yang masih membutuhkan perawatan lanjutan.
“Kecelakaan terjadi saat mobil yang dikemudikan oknum Pejabat Basel (ASN) tersebut, tiba-tiba berbelok karena kaget terpaksa saya menabrak mobil oknum Pejabat tersebut sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” jelas Sukaimi.
Ia juga menambahkan saat ini, kondisi anaknya sudah kembali bersekolah, meskipun masih dalam pemulihan. Sementara, kondisi sang istri tercinta masih memerlukan perhatian akibat luka yang cukup serius.
“Semoga ada itikad baik dan penyelesaian yang adil bagi kami yang hingga kini masih berjuang memulihkan kondisi,” harap Sukaimi.
Hingga berita ini diterbitkan Redaksi@Tim. klarifikasi dari oknum Pejabat Plt Inspektur H. Ari Dinata menjelaskan bahwa terkait kejadian tersebut tidak benar.
“Yang ada saya yang ditabrak,” terangnya. kepada media Tintapena.Id. Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA) pada Kamis, 23 April 2026.
Kasus ini menimbulkan tanda tanya besar terkait komitmen dan tanggung jawab mengingat status oknum pejabat adalah ASN aktif di lingkungan Pemerintah kabupaten Bangka Selatan.





