Bangka Selatan

DEAL! Persoalan Warga Desa Nangka dengan PT BPP Akhirnya Temui Titik Terang, Akses Jalan Dibuka Kembali

118
×

DEAL! Persoalan Warga Desa Nangka dengan PT BPP Akhirnya Temui Titik Terang, Akses Jalan Dibuka Kembali

Sebarkan artikel ini

NANGKA, TINTAPENA.ID – Persoalan akses jalan yang sempat menjadi perhatian sejumlah kelompok warga Desa Nangka, Kabupaten Bangka Selatan, dengan pihak perusahaan kelapa sawit PT Bukit Palma Prima (BPP) akhirnya menemukan titik terang. Kesepahaman tersebut tercapai dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat (12/6/2026) pagi.

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya bersama sejumlah anggota DPRD Babel Rina Tarol, Musani Bujui, dan anggota DPRD Babel lainnya, Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefi Nuranda, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak perusahaan, serta Kepala Desa Nangka Bayumi dan masyarakat setempat.

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya menjelaskan bahwa kehadiran semua pihak merupakan tindak lanjut dari aspirasi dari masyarakat yang disampaikan melalui kuasa hukum mereka. Menurutnya, setelah dilakukan penelaahan dan dialog bersama seluruh pihak, persoalan yang terjadi dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik.

“Kami hadir berdasarkan undangan masyarakat yang menyampaikan aspirasi terkait permasalahan yang mereka hadapi. Setelah dipelajari bersama, ternyata persoalan ini dapat dicarikan solusi hingga temukan titik terang,” ujar Didit.

Ia menyampaikan bahwa masyarakat pada dasarnya menyambut baik keberadaan investasi di sektor perkebunan kelapa sawit karena dinilai dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, termasuk menciptakan persaingan harga yang menguntungkan petani. Salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat adalah terkait akses jalan sepanjang kurang lebih 600 meter yang sebelumnya digunakan sebagai jalur menuju kebun dan lahan usaha tani warga.

“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, jalan tersebut telah lama dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas ke kebun. Karena itu masyarakat berharap akses tersebut dapat kembali digunakan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Melalui dialog yang berlangsung dalam suasana kondusif, pihak perusahaan menyatakan kesediaannya untuk membuka kembali akses jalan tersebut sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Alhamdulillah, pada hari yang penuh berkah ini telah ditemukan kesepahaman. Akses jalan akan segera dibuka kembali sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih mudah,” kata Didit.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mengedepankan musyawarah dalam mencari solusi, termasuk Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan Bupati Bangka Selatan yang terus hadir di tengah masyarakat dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan secara bijaksana.

Dengan tercapainya kesepahaman tersebut, diharapkan hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan pihak perusahaan dapat terus terjalin harmonis demi mendukung pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Desa Nangka.