PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat komitmennya untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC) demi menjamin akses layanan kesehatan menyeluruh bagi warganya. Upaya ini dibahas dalam Forum Komunikasi antara Pemkot Pangkalpinang dan BPJS Kesehatan yang berlangsung di Smart Room Center, Kamis (10/4/2025).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Aswalmi Gusmita, mengungkapkan bahwa meskipun cakupan kepesertaan JKN di kota ini cukup tinggi, namun tingkat keaktifannya masih belum memenuhi standar nasional.
“Per 1 April 2025, keaktifan peserta JKN di Pangkalpinang baru mencapai 76,67 persen. Terendah ada pada peserta mandiri (PBPU) dengan angka 51,68 persen,” ujarnya. Segmen lainnya, seperti PBPU Pemda dan PBI JK, masing-masing menunjukkan angka 74,64 persen dan 80,74 persen.
Aswalmi menegaskan bahwa untuk masuk dalam kategori UHC Prioritas, dibutuhkan cakupan peserta minimal 98 persen dengan keaktifan di atas 80 persen dan tanpa tunggakan iuran.
“Kami sangat mengharapkan sinergi dari pemerintah daerah agar program JKN dapat terus berjalan efektif dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin, mengakui bahwa tantangan di lapangan sering kali tidak terakomodir dalam data administrasi.
“Fakta di lapangan tidak selalu selaras dengan data. Ada warga yang tercatat mampu, tetapi ketika sakit mereka tidak sanggup membayar layanan kesehatan,” kata Unu. Menurutnya, kondisi seperti ini membutuhkan penyesuaian dalam kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat.
Ia menambahkan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh terhenti karena masalah administratif. “Ketika warga sakit, mereka harus segera mendapatkan penanganan. Tidak ada alasan menunda pelayanan,” tegasnya.
Unu juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, lembaga terkait, hingga masyarakat untuk bersama-sama memperkuat keberlanjutan layanan JKN.
“Pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah fondasi kesejahteraan masyarakat. Sudah saatnya kita memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan UHC di Pangkalpinang,” pungkasnya.





