Bangka Selatan

Pelepasan Siswa Kelas 6 SDN 15 Toboali Penuh Haru dan Makna: Simbol Bakti Anak kepada Orang Tua

1860
×

Pelepasan Siswa Kelas 6 SDN 15 Toboali Penuh Haru dan Makna: Simbol Bakti Anak kepada Orang Tua

Sebarkan artikel ini

TOBOALI, BANGKA SELATAN – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti acara pelepasan siswa kelas 6 SDN 15 Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar dengan khidmat dan sederhana di halaman sekolah. Sebanyak kurang lebih 50 siswa dari kelas 6A dan 6B resmi dilepas oleh para guru, didampingi orang tua dan keluarga.

Wali kelas 6A, Ibnu Daut, menyampaikan rasa bahagia atas suksesnya kegiatan pelepasan ini. Ia mengungkapkan bahwa partisipasi dan dukungan dari para orang tua serta siswa menjadi kunci utama keberhasilan acara.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Anak-anak antusias, orang tua juga mendukung penuh. Kami para guru ikut senang bisa terlibat langsung dalam momen penting ini,” ujar Ibnu Daut. Senin, (2/6/2025).

Sementara itu, wali kelas 6B, Pak Syaf Zural, menuturkan bahwa semua siswa di kelasnya yang berjumlah 27 orang berhasil lulus 100 persen. Ia juga menambahkan bahwa ide pelaksanaan pelepasan di sekolah merupakan hasil keputusan bersama antara guru dan orang tua.

“Awalnya kami beri opsi, mau perpisahan di luar atau di sekolah. Orang tua lebih memilih diadakan di sekolah. Kami pun bersama mereka, serta dibantu mahasiswa PGSD UT, mengemas acara ini semaksimal mungkin,” jelasnya.

Prosesi Simbolik: Cuci Kaki Orang Tua, Wujud Bakti dan Rasa Terima Kasih

Salah satu momen paling menyentuh dalam acara ini adalah prosesi simbolik anak mencuci kaki orang tua mereka. Momen ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas segala pengorbanan yang telah diberikan orang tua selama ini.

“Kami ingin anak-anak memahami pentingnya berbakti dan menghargai orang tua. Prosesi ini kami harapkan bisa menjadi kenangan berharga dan pelajaran hidup bagi mereka,” tambah Pak Syaf Zural.

Acara Semarak dengan Tari Tradisional dan Dukungan Penuh Orang Tua

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni tari dari siswa kelas 3 hingga kelas 6. Selain sebagai hiburan, penampilan ini menjadi ajang melatih keberanian siswa dan menunjukkan kolaborasi antara sekolah dan orang tua.

“Orang tua turut berperan dalam mempersiapkan anak-anak, termasuk tata rias dan latihan di rumah. Dukungan mereka luar biasa,” ucap salah satu guru panitia.

Harapan untuk Masa Depan Anak Didik

Kepala sekolah yang berhalangan hadir karena sakit, diwakili oleh Kasubag TU, Ibu Erma Sukmana, dalam sesi penyerahan dokumen kelulusan. Guru-guru berharap siswa kelas 6 dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi generasi yang berakhlak mulia.

“Kami berdoa agar anak-anak kami menjadi pribadi yang sholeh, sukses di dunia dan akhirat. Untuk siswa kelas 1 hingga 5, kami juga berharap agar terus mendukung semua kegiatan sekolah demi kemajuan bersama,” tutup Syaf Zural.

Acara pelepasan tahun 2025 ini bukan hanya perpisahan, melainkan juga momentum pendidikan nilai-nilai kehidupan khususnya penghormatan kepada orang tua. Semoga semangat ini terus hidup dalam langkah anak-anak menuju masa depan mereka.