Bangka Selatan

Sengketa Lahan di Payak Ubi Memanas, Oknum Satpol PP Bersitegang dengan Wartawan Tolak Konfirmasi

427
×

Sengketa Lahan di Payak Ubi Memanas, Oknum Satpol PP Bersitegang dengan Wartawan Tolak Konfirmasi

Sebarkan artikel ini

TOBOALI –  Situasi di Jalan Payak Ubi, Kelurahan Kota, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, sempat memanas antara awak media dan seorang oknum anggota Satpol PP. Ketegangan muncul saat upaya konfirmasi di lokasi, namun justru mendapat penolakan disertai ancaman akan dilaporkan.

Oknum tersebut enggan memberikan keterangan, Ironisnya ia bahkan mengklaim telah mengantongi surat kuasa dari Plt. Kasatpol PP Bangka Selatan, Anshori, untuk menangani persoalan tersebut.

Plt. Kasatpol PP Bangka Selatan, Anshori. Membantah tegas klaim tersebut. Ia memastikan tidak pernah memberikan mandat, surat tugas, maupun surat kuasa dalam bentuk apa pun kepada oknum yang dimaksud.

“Tidak benar. Itu oknum. Kami tidak pernah mengeluarkan surat kuasa, surat tugas, atau perintah apa pun,” tegas Anshori kepada awak media Tintapena.Id. Jumat, (6/2/2026).

Anshori juga menjelaskan bahwa kehadiran oknum yang bersangkutan hanya mengajukan izin keluar kantor tanpa dibekali tugas resmi dari instansi.

“Dia hanya izin keluar kantor, tidak membawa kewenangan atau penugasan apa pun dari kantor,,” jelas Anshori.

Lebih lanjut, Anshori menegaskan penggunaan seragam dan atribut Satpol PP untuk kepentingan pribadi merupakan pelanggaran serius terhadap disiplin dan etika aparatur sipil negara. Ia memastikan persoalan ini akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

Sementara, salah satu keluarga pihak bersengketa berinisial (ST) mengaku terkejut dengan kehadiran oknum Satpol PP berseragam di tengah konflik lahan antarwarga.

“Kami bingung, ini urusan dinas atau pribadi? Kenapa ada anggota Satpol PP berseragam ikut campur dalam sengketa lahan warga,” ujar (ST).

Hingga berita ini diterbitkan Redaksi@Tim masih menunggu klarifikasi dari pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan informasi.