PT Timah Tbk

Hutan Kota Mentok: Surga Mini Keanekaragaman Hayati di Jantung Bangka Barat

416
×

Hutan Kota Mentok: Surga Mini Keanekaragaman Hayati di Jantung Bangka Barat

Sebarkan artikel ini

MENTOK, BANGKA BARAT – Dibalik kesibukan kota dan industri, ada oase hijau yang menawarkan kedamaian dan kekayaan alam luar biasa Hutan Kota Mentok. Terletak di Kabupaten Bangka Barat, kawasan ini menjadi salah satu ruang terbuka hijau yang tak hanya memanjakan mata, tapi juga menjadi benteng pelestarian lingkungan yang dikelola oleh PT Timah Tbk.

Dengan luas sekitar 5,6 hektar, Hutan Kota Mentok menjadi rumah bagi puluhan spesies flora dan fauna khas Pulau Bangka. Dari Pepohonan seperti Laban, Gaharu, Medang, hingga Pelawan Merah, hingga Burung-burung seperti Elang Bondol dan Burung Madu kelapa, kehidupan alam tumbuh harmonis di bawah rindangnya tajuk pepohonan.

“Hutan Kota ini merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam menjaga lingkungan hidup secara berkelanjutan,” ujar Anggi Siahaan, Department Head Corporate Communication PT Timah.

Pemantauan tahun 2024 mencatat keberadaan 100 batang pohon Pelawan merah dan 21 spesies fauna, termasuk spesies ikan Endemik seperti ikan Tempalak, Kelik Sulong, dan Tempalak Gambut. Ada pula Rusa Sambar serta Pelatuk Merah yang menjadi ikon keanekaragaman hayati di kawasan ini.

Namun, Hutan Kota Mentok bukan sekadar konservasi. Ia juga menjadi lokasi edukatif dan rekreatif, terutama bagi pelajar dan masyarakat umum yang ingin belajar langsung tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

PT Timah terus melakukan berbagai upaya seperti penanaman Pohon endemik, pengendalian spesies asing, hingga pembangunan jalur edukatif dan papan informasi untuk pengunjung.

“Hutan Kota Mentok kami harapkan menjadi jendela bagi masyarakat untuk memahami pentingnya keseimbangan alam. Menjaga lingkungan adalah warisan untuk masa depan,” lanjut Anggi.

Lewat kawasan ini, PT Timah tidak hanya menjalankan tanggung jawab lingkungan, tetapi juga menciptakan ruang interaksi yang mendidik, menyegarkan, dan membawa harapan baru bagi keberlangsungan Ekosistem lokal. (www. PT Timah com).