PANGKALPINANG, TINTAPENA.ID –
Beredar sebuah komentar dari Mehoa Wakil Ketua Bidang Ekonomi PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan juga sebagai anggota DPRD Provinsi , yang berstatmen tentang Thongin Juga Motito, dan “Pajo Kue” di halaman tiktok miliknya sontak menjadi perbincangan hangat di minggu selepas pilkada ini. Rabu (27/11/2024).
Adapun arti dari thongin juga motito yang memiliki arti orang Chinese yang tidak tahu diri hingga saat ini postingan tersebut ramai di perbincangkan.
Kemudian di komentar tersebut juga berisi kata kata yang kurang enak didengarkan seperti, harap maklum, Thongin Juga Motito Mereka Pajo Kue.
Salah satu Pengacara yakni Andi Kusuma SH.M.kn juga menanggapi komentar mehoa melalui video tiktok ia mengatakan mungkin bicara niatan hanya ibu mehoa sama maha kuasa yang tahu apa niatan dari penyampaian ibu mehoa bicara tentang thongin juga motito.
“Thongin Juga Motito itu yang artinya orang Chinese yang tidak tahu diri hal itu kan enggak pantas sangat tidak pantas”, ujarnya.
Ia juga menambahkan kalau kita bicara tentang demokrasi beda pilihan namanya juga pesta demokrasi itu sah-sah saja jadi siapapun pemenangnya kita tetap menjaga ketentraman sesama umat manusia khususnya tempatnya di wilayah Bangka Belitung.
“Kalau kita bicara tentang demokrasi tentang beda pilihan namanya juga pesta demokrasi itu hal yang wajar jadi siapapun yang menjadi pemenangnya kita tetap menjaga ketentraman sesama umat manusia terkhususnya di wilayah Bangka Belitung”, ungkapnya.
Ia juga meminta untuk segera di klarifikasikan tentang bahasa Thongin Juga Motito itu sebelum viral.
“Jadi mohon bahasa Thongin Juga Motito itu sebelum ini viral mohon untuk di klarifikasikan dengan baik sehingga bisa kita sesama orang thongin juga tidak terima dibilang thongin Juga Motito hal itu disampaikan untuk siapa jadi itu saja yang bisa saya sampaikan”, Tuturnya.
Setelah videonya viral dan banyak mendapatkan hujatan ataupun sindiran dari netizen , mehoa kembali membuat postingan video seperti yang kami kutip dari halaman TikTok miliknya Mehoa sudah mengklarifikasi tentang komentar yang lagi viral di TikToknya tersebut serta didalam klarifikasinya ia mengatakan, bahwa kata motito itu artinya tidak tau tahu atau tidak tahu apa-apa.
“Motito ini istilahnya kalau diartikan menurut saya adalah tidak tahu atau tidak tahu apa-apa bukan tidak tahu diri terus untuk Pajo kue itu istilahnya makan kue apa itu tergantung kalimatnya nah konteknya dengan pemilu kada di kota Pangkalpinang bukan soal kalah dan menangnya tetapi tentang keprihatinan seorang mehoa,” Bebernya.
Di dalam klarifikasinya Ia juga menambahkan tetapi bukan tentang yang tidak sependapat dengan kawan-kawan beda pilihan itu biasa tetapi bagaimana seorang mehoa melihat kalangan tertentu yang kadang-kadang tidak tahu apa-apa tidak mendapatkan informasi sosialisasi yang jelas tentang calon tentang apapun tentang sistem pemerintahan tetapi apa yang di sampaikan oleh tim lah yang di terima dari kalangan ini itu maksudnya,” terangnya.
Salah satu warga Thongin yang tidak ingin namanya disebut ,saat di wawancara oleh awak media ia mengatakan seharusnya ibu dewan itu meminta maaf ,bukan hanya mrngklarifikasi atau menjelaskan saja.
“Kalau itu dia (Mehoa-red) hanya menjelaskan menurutnya saja , bukan nya meminta maaf , sudah jelas dari perkataannya itu sudah banyak menyakiti warga thongin, sampai bilang ” Thongin juga Motito ” kata itu sudah jelas kasar , dab juga kata ” Pajo Kue” itu kalau kata orang tua dulu sangat kasar sekali , jadi kami minta dengan hormatlah ibu dewan jangan berbicara sekenak perut ibu saja , dan jangan bawak-bawak ras ,agama karena ibu juga orang thongin,” ungkap sumber media .
Sampai berita ini di publis pihak media sudah melakukan konfirmasi kepada Anggota Dewan Provinsi Babel (Mehoa) melalui pesan whatsapp, namun sama sekali tidak di respon ataupun dibalas oleh mehoa.
Dalam postingan tersebut Me Hoa didampingi salah seorang tokoh politik dari kalangan etnis Tionghoa (Thongin) asal Bangka, Hermanto Pung alias Aliong.
“Saya Me Hoa minta maaf khususnya kepada masyarakat etnis Tionghoa dimana pun berada tak hanya di Bangka terkait kata-kata Motito dan Pajo Kue’. Mudah-mudahan nanti lebih bijak lagi dalam berkomentar,” kata Me Hoa dalam postingan video Tiktoknya.(red)





