Bangka Selatan

Dinkes Mesuji Lampung Studi Banding Ke RSUD Kriopanting, Ini Kata Dr. Agus Pranawa

320
×

Dinkes Mesuji Lampung Studi Banding Ke RSUD Kriopanting, Ini Kata Dr. Agus Pranawa

Sebarkan artikel ini

Payung, –  Dinas Kesehatan Mesuji Provinsi Lampung, melakukan studi banding ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kriopanting, di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengadopsi berbagai konsep pelayanan, administrasi, pengelolaan obat-obatan, dan desain bangunan sebagai dasar pendirian RS tipe D.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan, dr. Agus Pranawa, mengatakan bahwa RSUD Kriopanting dipilih atas usulan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk studi banding Dinkes Mesuji.

“Ya, Dinkes Mesuji melakukan studi banding ke RSUD Kriopanting, studi yang dilakukan Dinkes Mesuji ini merupakan usulan dari Kemenkes untuk mendirikan rumah sakit Pratama atau rumah sakit tipe D di Mesuji,” kata dr. Agus. Kamis, 10 Oktober 2024.

Agus menjelaskan bahwa dalam studi banding ini, Dinkes Mesuji mempelajari aspek-aspek mulai dari proses awal pembangunan rumah sakit, pengurusan izin, manajemen, hingga mekanisme BLUD, dengan harapan agar rumah sakit yang didirikan nantinya dapat beroperasi tanpa masalah.

“Kita sama-sama belajar juga dengan kedatangan mereka, dan semoga di tahun depan 2025, rumah sakit yang akan mereka dirikan menjadi rumah sakit yang banyak memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Direktur RSUD Kriopanting, Himawan Setianto mengungkapkan kebanggaannya karena RSUD Kriopanting menjadi salah satu percontohan yang direkomendasikan Kemenkes untuk pendirian rumah sakit.

“Kita bangga sekali, ketika mendengar bahwa RSUD Kriopanting menjadi salah satu percontohan pendirian rumah sakit, dan itu langsung direkomendasikan oleh Kemenkes,” ungkap Himawan.

Ia menambahkan Dinkes Mesuji belajar tentang proses pendirian rumah sakit dari tipe Pratama hingga tipe D, termasuk sistem pelayanan, hubungan antara TAPD dan legislatif, serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depan.

“Setelah menjadi rekomendasi untuk studi banding pendirian rumah sakit tipe D, RSUD Kriopanting semakin baik lagi. Tahun depan, dokter spesialis bertambah, pelayanan juga semakin maksimal, dan masyarakat juga puas berobat ke Kriopanting,” tutupnya.