Bangka Selatan

Terungkap! Kasus Bullying di SDN 22 Toboali, Polres Basel Korban Meninggal Akibat Kekerasan

1629
×

Terungkap! Kasus Bullying di SDN 22 Toboali, Polres Basel Korban Meninggal Akibat Kekerasan

Sebarkan artikel ini

TOBOALI – Hujan deras yang mengguyur Kota Toboali seakan menjadi saksi ketika Polres Bangka Selatan menggelar konferensi pers terkait kasus meninggalnya bocah laki-laki berinisial ZH, siswa SDN 22 Toboali. Selasa, (9/9/2025).

Dalam keterangan resmi, polisi menegaskan hasil penyelidikan telah membuktikan bahwa korban benar-benar menjadi korban tindak kekerasan (bullying) oleh teman-temannya di sekolah.

Kasus tragis ini bermula pada Juli 2025 lalu, saat ZH dikabarkan mengalami tindakan perundungan yang berujung fatal. Bocah malang itu akhirnya menghembuskan napas terakhir di RSUD Junjung Besaoh, kabupaten Bangka Selatan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, memang benar korban telah meninggal dunia di RSUD kabupaten Basel akibat tindak kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah,” ungkap pihak Polres Basel dalam konferensi pers.

Kasus tersebut sontak memicu keprihatinan publik. Beberapa warga menyerukan agar pihak sekolah ikut bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Sekolah tidak boleh lepas tangan, harus ada tanggung jawab moral dan hukum,” tulis seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Saat ini Polres Bangka Selatan terus mendalami kasus tersebut untuk menentukan langkah hukum lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya kelalaian pihak sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih menantikan perkembangan terbaru dari hasil penyelidikan kasus bullying yang telah merenggut nyawa seorang siswa sekolah dasar tersebut.