Bangka Selatan

Wabup Debby: MBG Harus Benar-Benar Dirasakan Anak Sekolah

160
×

Wabup Debby: MBG Harus Benar-Benar Dirasakan Anak Sekolah

Sebarkan artikel ini

TOBOALI – Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, SE, MM, menghadiri kegiatan Pengoperasian Perdana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Angsana Wilayah Toboali sekaligus pendistribusian perdana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangka Selatan yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Toboali. 

Kegiatan yang berlangsung di SPPG Angsana pada Senin (24/11/2025) ini juga turut menghadirkan unsur Forkopimda Kabupaten Bangka Selatan, Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG, Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Bangka Selatan, serta asisten dan kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.

Hadirnya SPPG Angsana diharapkan mampu mendukung kelancaran penyediaan makanan bergizi bagi para pelajar sekaligus meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah di Bangka Selatan. Dengan beroperasinya sentra produksi ini, pemerintah optimistis program MBG dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta memberikan dampak langsung bagi penerima manfaat.

Wabup Debby menyampaikan penghargaan tinggi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam mewujudkan pengoperasian SPPG dan pendistribusian perdana MBG tersebut.

“Ini merupakan kabar baik untuk pemerintah daerah. Alhamdulillah, berkat kerja sama dan komitmen kita semua, hari ini perdana dilaksanakan pendistribusian langsung MBG kepada penerima manfaat di SMA Negeri 1 Toboali. Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang luar biasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup Debby menekankan bahwa program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi peningkatan gizi pelajar, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Program ini mendorong pemberdayaan tenaga kerja lokal serta membuka peluang bagi pedagang, petani, dan nelayan setempat untuk terlibat dalam rantai pasok bahan baku. Beliau menegaskan bahwa bahan baku yang digunakan harus berasal dari Kabupaten Bangka Selatan agar memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Program ini berdampak ekonominya luar biasa. Masyarakat kita sangat terbantu melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal, pedagang lokal, termasuk petani dan nelayan. Namun satu kuncinya, kita harus memastikan ketersediaan bahan baku. Jangan sampai stok kosong. Ini tugas kita bersama, baik pemerintah daerah, Forkopimda, maupun Satgas TPID Kabupaten Bangka Selatan untuk menyiapkan dan memastikan stok bahan baku kita aman,” tegasnya.

Ia mencontohkan sejumlah peningkatan yang telah dilakukan, seperti penggunaan lemari pendingin khusus untuk menyimpan makanan yang sudah matang agar tidak langsung dimasukkan ke ombreng, serta aturan bahwa proses memasak tidak boleh melewati pukul 02.00 dini hari demi makanan tetap segar saat diterima para pelajar.

Selain itu, Wabup Debby telah melakukan peninjauan langsung sarana dan prasarana di SPPG Angsana dan menilai bahwa SPPG ini sudah berupaya maksimal mengikuti Arahan dan SOP dari BGN serta sangat layak untuk beroperasi.

“Pemerintah bertanggung jawab memastikan semua berjalan aman. Jangan sampai nanti ketika semua SPPG beroperasi, stok bahan baku justru kesulitan atau habis. Saya tidak ingin mendengar ada yang mengambil pasokan dari luar. Semua harus dipersiapkan dari sekarang,” imbuhnya.

 Ia menegaskan bahwa program ini juga mendukung salah satu Asta Cita Presiden, yakni penguatan sumber daya manusia agar anak-anak memperoleh gizi yang baik sehingga dapat menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Terima kasih sekali lagi. Mari kita berdoa semoga kegiatan MBG di Bangka Selatan ini terus berjalan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak sekolah,” tutup Wabup Debby.