Pena Babel

Maraknya Rokok Ilegal Diperjualbelikan di Ujung Selatan Pulau Bangka, Dugaan Aroma Setoran Mencuat

171
×

Maraknya Rokok Ilegal Diperjualbelikan di Ujung Selatan Pulau Bangka, Dugaan Aroma Setoran Mencuat

Sebarkan artikel ini

TOBOALI, TINTAPENA.ID – Puluhan tahun beraksi para pemilik toko grosir di wilayah Toboali dan sekitarnya, seakan tak tersentuh oleh hukum. Disinyalir, produk rokok ilegal bebas diperjualbelikan di pasaran lokal. Diduga adanya aroma setoran ke oknum tertentu hingga kini menuai tanya.

Parahnya, para pemilik toko grosir seakan bebas menjual rokok ilegal secara terang-terangan tanpa ada rasa kekhawatiran menjual berbagai macam merk rokok ilegal tersebut.

Berdasarkan keterangan dari salah satu narasumber (AA) yang meminta identitasnya tidak dipublis mengaku pola distribusi rokok ilegal yang diduga menyasar sejumlah toko grosir kemudian dijual kembali ke warung-warung kecil. Menurutnya, peredaran rokok tanpa pita cukai tidak hanya di Bangka Selatan juga telah beredar bebas di daerah lain di Pulau Bangka Belitung.

“Rokok ilegal ini dijual bebas bang, ada jaringan pemasok yang sudah lama beroperasi dari mana mereka bisa menjual kalo gak ada pemasok dari BIG BOS nya,” ujar Narsum.

Ia juga menambahkan praktik ilegal semacam ini ada juga persaingan usaha dari para Big Bos pemain rokok yang tidak sehat, peredaran ilegal tersebut berdampak bagi perusahaan resmi yang menjual produk legal justru mereka yang dirugikan membayar ke kas Negara.

“Peredaran rokok ilegal sudah puluhan tahun beraksi, diduga ada setoran tiap bulan ke pihak tertentu,” sebutnya ke media Tintapena.Id. Selasa, (9/6/2026).

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan peringatan keras kepada seluruh lembaga penegak hukum dan institusi negara untuk tidak menjadi beking (backing) segala bentuk tindakan ilegal yang merugikan negara.

Peringatan Keras kepada Aparat

Presiden secara khusus menyoroti institusi TNI, Polri, dan penegak hukum lainnya agar membersihkan diri dan melakukan evaluasi internal. Arahan utama beliau meliputi:

* Tidak Ada Perlindungan Hukum: Beliau memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk memastikan tidak ada lagi anggota yang membekingi berbagai macam penyelewengan yang merugikan kepentingan rakyat.

* Pengawasan Langsung: Prabowo mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengawasi kinerja aparat. Apabila menemukan oknum yang tidak beres, masyarakat diminta untuk merekamnya dan melaporkannya langsung kepada beliau.

Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi@Tim PJS Basel masih menunggu klarifikasi dari pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan informasi.