PANGKALPINANG — Minat pelajar terhadap Program Kelas Beasiswa yang digagas PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menunjukkan tren positif. Baru dua pekan sejak resmi dibuka, program untuk Tahun Ajaran 2026/2027 ini sudah menarik sekitar 100 pendaftar dari berbagai daerah.
Program yang dilaksanakan di SMAN 1 Pemali tersebut membuka pendaftaran sejak 2 Maret dan akan berlangsung hingga 10 April 2026 melalui sistem daring. Antusiasme tinggi terlihat dari para pelajar lulusan SMP yang datang tidak hanya dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tetapi juga dari Kepulauan Riau.
Kelas Beasiswa ini menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta membangun sumber daya manusia yang unggul, khususnya di wilayah operasionalnya. Sejak pertama kali digelar pada tahun 2000, program ini telah melahirkan lebih dari 800 alumni yang kini tersebar dan berkontribusi di berbagai sektor.
Tak sekadar memberikan bantuan biaya pendidikan, program ini juga menawarkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pembinaan akademik hingga penguatan karakter siswa. Hal ini menjadikan program tersebut sebagai salah satu jalur favorit bagi pelajar berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Pada tahun ini, kuota penerimaan ditetapkan sebanyak 36 siswa. Untuk bisa lolos, para pendaftar harus melalui sejumlah tahapan seleksi ketat, di antaranya administrasi, survei lapangan, tes potensi akademik, psikotes, wawancara, hingga pemeriksaan kesehatan.
Pihak perusahaan berharap program ini terus menjadi wadah dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Program Kelas Beasiswa ini merupakan upaya berkelanjutan dalam menyiapkan generasi unggul menuju masa depan Indonesia yang lebih maju,” ujar perwakilan manajemen PT TIMAH.
Dengan tingginya minat pendaftar di awal pembukaan, program ini diprediksi kembali menjadi salah satu program pendidikan paling diminati di wilayah tersebut tahun ini.





