Pena Babel

Oknum Berseragam ASN Diduga Main Judi Online di Warkop, Humas Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Tegaskan Bukan Petugas Mereka

179
×

Oknum Berseragam ASN Diduga Main Judi Online di Warkop, Humas Lapas Kelas IIA Pangkalpinang Tegaskan Bukan Petugas Mereka

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG – Aktivitas pria berseragam dinas yang diduga berkaitan dengan permainan judi online di sebuah warung kopi di Kota Pangkalpinang  menuai sorotan publik. Temuan tersebut menarik perhatian karena oknum tersebut mengenakan seragam dinas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Berdasarkan pengamatan tim wartawan di lokasi pada Rabu (11/3/2026) lalu, kejadian tersebut disebut berlangsung di tengah bulan suci Ramadan dan diduga terjadi saat jam kerja. Situasi ini menuai tanya besar terkait kedisiplinan seorang aparatur negara ketika mengenakan atribut resmi di ruang publik.

Menanggapi informasi yang beredar, Humas Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Kikie, menyampaikan bahwa pihaknya telah menelusuri laporan tersebut. Namun setelah dilakukan pengecekan awal, pria yang tampak dalam pemberitaan bukan merupakan petugas dari Lapas Kelas IIA Pangkalpinang.

“Untuk sementara belum ada tanggapan resmi karena yang bersangkutan bukan petugas kami. Kami sudah mendatangi owner kafe dan meminta rekaman CCTV. Yang pasti pihak kita sudah membuat atensi ke pimpinan,” ujar Kikie saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Minggu, (15/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa seragam dinas yang dikenakan dalam kejadian tersebut tidak serta merta dapat menunjukkan asal instansi. Pasalnya, model seragam yang digunakan di lingkungan pemasyarakatan, rumah tahanan, hingga beberapa instansi lain di bawah kementerian memiliki kesamaan.

“Seragam petugas Lapas, Bapas, Imigrasi, bahkan Rutan di seluruh Indonesia pada dasarnya seragamnya sama (mirip). Jadi kami tidak bisa memastikan dari instansi mana oknum tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, pihak Lapas Kelas IIA Pangkalpinang mengaku telah memperoleh rekaman CCTV dari lokasi kejadian dan segera melaporkan temuan itu kepada pimpinan sebagai bentuk klarifikasi.

“Kami sudah mendapatkan rekaman CCTV dan informasi tersebut sudah kami sampaikan kepada pimpinan, sekaligus menegaskan bahwa yang bersangkutan bukan petugas Lapas Kelas IIA Pangkalpinang,” tambah Kikie.

Sementara itu, temuan tim wartawan terkait dugaan aktivitas judi online oleh pria berseragam dinas tersebut terus menjadi perhatian publik. Banyak pihak menilai kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan serta penegakan disiplin terhadap aparatur negara, khususnya saat menggunakan atribut resmi di ruang publik.

Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi@Tim masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan informasi.