TOBOALI – Warga RW 04 Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan menyoroti proyek pokok pikiran (Pokir) tahun 2024 yang dikerjakan di Jalan Kolong Dua. Kondisi jalan yang dipasang gorong-gorong justru dinilai tidak sesuai standar dan kini mengalami kerusakan.
Pantauan Tim pena di lokasi menunjukkan gorong-gorong hanya ditimbun tanah tanpa pemasangan struktur memadai. Hal itu memicu keluhan warga yang menilai proyek tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi (spek), RAB, maupun volume anggaran kegiatan.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, akses jalan mereka kini terganggu setiap kali hujan deras.
“Air meluap karena saluran tidak berfungsi dengan baik. Jalan jadi sulit dilalui,” ungkapnya.
Mr. Ketua RW 04, mengaku kecewa karena pelaksanaan proyek tidak pernah ada laporan maupun koordinasi dengan pihaknya selaku perwakilan warga.
“Hasil pembangunan jauh dari harapan. seharusnya menggunakan plat deker, bukannya Gorong -gorong karena Debit Air di lokasi ini cukup besar. Kami minta perbaikan maksimal atau kalau perlu diajukan proyek ulang,” tegasnya, kamis, (11/9/2025).
Mr. menambahkan, pihaknya pernah menyampaikan masukan agar gorong-gorong dilengkapi sayap di kedua sisi, namun tidak diindahkan. Meski pernah ada perbaikan, hasilnya tetap tidak sesuai yang diharapkan.
“Warga RW 04 meminta pihak kontraktor bertanggung jawab dan melakukan perbaikan atas pekerjaan yang dinilai asal jadi,” harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim pena(Red). Tintapena.Id masih menunggu klarifikasi dari pihak kontraktor pelaksana kegiatan untuk keberimbangan informasi.





