PT Timah Tbk

PT Timah Tbk Apresiasi Kehadiran Satgas Timah, Dorong Tata Kelola Pertambangan Lebih Baik

994
×

PT Timah Tbk Apresiasi Kehadiran Satgas Timah, Dorong Tata Kelola Pertambangan Lebih Baik

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG – PT Timah Tbk berikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas dukungan penuh terhadap upaya perbaikan tata kelola pertimahan di daerah. Kehadiran Satuan Tugas (Satgas) Timah dinilai sebagai langkah strategis negara untuk memastikan pengelolaan sumber daya timah yang lebih transparan, berkeadilan, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan negara.

Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan menyampaikan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya langkah pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam menata kembali regulasi serta memperkuat pengawasan pertambangan timah.

“Perusahaan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, khususnya Gubernur Bangka Belitung, atas dukungan yang terus diberikan dalam perbaikan tata kelola timah. Dengan demikian, manfaatnya akan semakin besar, tidak hanya bagi negara tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Anggi. kepada media Tintapena.Id. Jum’at, (5/9/2025).

Menurutnya, kehadiran Satgas Timah jangan dipandang sebagai ancaman, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam menciptakan tata kelola yang lebih baik. Satgas justru diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk memperkuat praktik pertambangan yang berwawasan lingkungan serta mendorong penerimaan negara dari sektor timah.

“Dengan perbaikan tata kelola, masyarakat akan tetap mendapat ruang untuk berpartisipasi dalam aktivitas penambangan yang sesuai aturan, berkelanjutan, dan tetap menggerakkan roda perekonomian,” tambahnya.

Anggi juga menekankan bahwa pola kemitraan antara PT Timah Tbk dan masyarakat, khususnya di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan, akan semakin diperkuat. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Bangka Belitung yang menekankan pentingnya program kemitraan berbasis regulasi, sehingga masyarakat bisa terlibat secara sehat dan produktif dalam sektor pertimahan.

“Ke depan, Satgas bukanlah sesuatu yang ditakuti, melainkan mitra yang hadir untuk memastikan bahwa kekayaan alam dikelola secara adil dan berkelanjutan demi kepentingan generasi sekarang maupun mendatang,” tutup Anggi.

Dengan langkah ini, PT Timah berharap tata kelola pertimahan yang lebih transparan, humanis, dan berwawasan lingkungan dapat terwujud, sehingga sektor timah benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bangka Belitung.