TOBOALI – Bangunan baru Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Junjung Besaoh Bangka Selatan yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan senilai Rp 8,8 miliar kini menuai pertanyaan publik. Pasalnya, gedung tersebut sudah mengalami kebocoran dan retakan pada bagian luar bangunan.
Kerusakan ini dikhawatirkan mengganggu pelayanan, terlebih IGD merupakan pusat penanganan penting bagi pasien darurat. Gedung ini dikerjakan oleh rekanan CV. Wahyu Putra Mandiri dan diresmikan bersamaan dengan HUT RSUD ke-18 pada 24 Juli 2024 lalu, bersamaan dengan peresmian Gedung Rawat Inap Kelas Standar (KRIS).
Direktur RSUD Junjung Besaoh, dr. Helen Sukendy, mengakui adanya kebocoran tersebut dan menyebut saat ini pihaknya tengah melakukan perbaikan.
“Namanya juga gedung yang digunakan setiap hari, pasti ada saja kerusakan. Tapi tidak mengganggu pelayanan langsung. Setiap ada kendala, kami selalu melapor,” ujar Helen saat dikonfirmasi, Jumat (25/7/2025).
Namun, pernyataan tersebut memicu pertanyaan lanjutan. Bagaimana mungkin gedung bernilai miliaran rupiah mengalami kerusakan dalam waktu singkat?
“Bangunan baru, tapi sudah bocor? Perbaikannya mana,” ungkap salah satu narasumber, Rabu (6/8/2025).
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, sebelumnya menegaskan pentingnya peningkatan kualitas fasilitas kesehatan.
“Bangunan yang baik adalah kunci pelayanan kesehatan. Jangan sampai fasilitas baru justru mengurangi kepercayaan masyarakat,” tegas Riza saat peresmian tahun lalu.
Saat diminta penjelasan mengenai anggaran perbaikan, dr. Helen menyebut menggunakan dana operasional, namun tanpa rincian lebih lanjut.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Yudi mengarahkan agar pihak yang disebut bernama EN dihubungi langsung terkait tanggung jawab pekerjaan tersebut.
“Nomor beliau saya kasih saja, biar langsung konfirmasi,” kata Yudi.
Sebagai informasi, proyek yang menggunakan dana negara semestinya memiliki kualitas dan keamanan yang terjamin, terlebih untuk fasilitas vital seperti instalasi gawat darurat (IGD) di RSUD itu sangatlah penting.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan siapa yang akan bertanggung jawab penuh atas kerusakan bangunan IGD tersebut.





