Sejarah

Rumah Adat Rakit Limas, Bangka Belitung

687
×

Rumah Adat Rakit Limas, Bangka Belitung

Sebarkan artikel ini

Tintapena.Id –  Rumah adat rakit Limas adalah salah satu warisan budaya yang memikat dari Bangka Belitung.

Rumah ini unik karena dibangun di atas rakit dari kayu ulin yang kuat, dengan atap limas tinggi menjulang.

Konstruksi yang kokoh dan desain yang elegan memberikan sentuhan tradisional yang khas, seringkali dihiasi dengan ukiran dan detail kayu yang menawan.

Interior rumah ini luas dan terbuka, memungkinkan udara dan cahaya alami masuk dengan leluasa.

Keindahannya tidak hanya terletak pada arsitektur dan tata letaknya yang berbeda, tetapi juga dalam nilai-nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya, menceritakan kehidupan masyarakat Bangka Belitung dengan sangat indah.

Melansir dari Wikipedia, Rakit Limas adalah rumah adat dari Bangka Belitung. Rumah adat Rakit Limas banyak dikenal sebagai rumah adat dari Bangka Belitung.

Namun secara garis besar, rumah adat di Bangka Belitung terdiri atas tiga jenis yaitu Rumah Rakit, Rumah Limas, dan Rumah Panggung. Rakit dan limas yang menjadi bagian dari jenis rumah adat inilah yang kemudian dikenal sebagai rumah adat dari daerah ini.

Rumah adat ini memiliki arsitektur yang berlainan namun di antara ketiganya memiliki persamaan, Ketiganya banyak menggunakan arsitektur dan adat Melayu pada ketiga bangunannya.

Ketiga rumah adat tersebut memiliki ciri khasnya Masing-masing. Berikut penjelasan yang di lansir dari detikcom,

1. Rumah Rakit
Rumah Rakit merupakan salah satu rumah adat Bangka Belitung. Rumah rakit ini dibangun dengan menggunakan bahan bambu. Masyarakat setempat meyakini bagi yang mempunyai rumah adat ini bahwa sungai itu menjadi mata pencaharian mereka dan sumber air mereka. Penyebab rumah adat ini dibuat juga karena keberadaan sungai Musi. Penamaan rumah rakit juga karena bangunannya menyerupai bangunan rakit yang lengkap. Ada juga yang mengatakan bahwa rumah adat ini sudah ada sejak kerajaan Sriwijaya. Saat ini, rumah adat rakit yang dibangun di pinggiran sungai Musi merupakan hunian masyarakat keturunan Tionghoa.

2. Rumah Limas
Rumah Limas ini adalah salah satu rumah adat Bangka Belitung yang merupakan adaptasi dari rumah adat Sumatera Selatan. Rumah adat ini bangunannya bergaya Eropa karena pengaruh pada masa kolonial. Rumah limas terbuat dari kayu unglen atau merbau. Rumah adat ini memiliki keunikan tersendiri, yaitu atap yang menggunakan genting tanah liat. Rumah Limas menggambarkan status sosial pemilik rumah. Perlu kamu ketahui, kebanyakan yang mempunyai rumah adat dengan model ini adalah keturunan keluarga Kesultanan Palembang, pejabat pemerintahan Hindia Belanda, dan saudagar kaya. Rumah Limas saat ini mulai sulit dijumpai karena bahan penyusunnya sudah jarang digunakan.

3. Rumah Panggung
Rumah panggung mempunyai ciri berupa evolusi gaya bangunan melayu awal, melayu bubungan limas, dan melayu bubungan panjang. Rumah panggung umumnya terdiri atas sembilan tiang sebagai penyangganya. Rumah Panggung yang memiliki ciri melayu awal ini memiliki atap yang tinggi dan sedikit kemiringan pada bagian bangunannya.

#rumahrakitlimas #rumahadatrakitlimasBangkaBelitung #rumahpanggung #rumahlimas #rumahrakit #BangkaBelitung #fyp #highlight #rumahadatIndonesia #ExploreIndonesia #pesonaBangkaBelitung #PesonaIndonesia

Referensi: Wikipedia & Detik
📷by: plummysims (Ig)