Bangka Selatan, Tintapena.Id – Kisah nyata pejuang rupiah yang salah satunya pelaku UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) yang berasal dari kota Toboali, Bangka Selatan tanpa ada sentuhan hangat pemerintah daerah.
Agustina berusia 38 tahun ini mengaku tidak pernah sama sekali terjamah bantuan usaha modal di era kepemimpinan Bupati Riza Herdavid dan Debby Vita Dewi Wakil Bupati Bangka Selatan.
Wanita kelahiran asli habang kota Toboali, Bangka Selatan ini telah lumayan cukup lama menggeluti usaha berdagang Jajanan kue dan bikinan produk sendiri.
Kepada wartawan Tim Jokers dirinya mengaku sering mendengar dimedia sosial bahwa, telah banyak sekali para pelaku UMKM di Bangka Selatan ini mendapatkan bantuan modal dari pemerintah daerah tersebut.
Mendengar hal tersebut, dirinya menabur harapan agar dinas terkait melakukan survei ke pondok jualannya yang terletak di Jl H. Agus Salim atau yang biasa dikenal kampung seberang, Toboali, Bangka Selatan. Dengan harapan agar dapat bantuan modal usaha supaya usahanya itu dapat berkembang lebih pesat lagi.
“Ia bang terkadang saya pontang panting mencari modal usaha saya ini. untuk beli bahan jajanan kue saja saya harus ngutang dulu,” Kata Agustina kepada Tim Jokers Basel. Kamis,(16/05/2024) Sore
“Saya berdagang sudah cukup lama Alhamdulillah saya masih bisa bertahan kurang lebih 2 tahun ini meskipun dengan keterbatasan modal usaha yang saya geluti saat ini apalagi semua bahan pada naik,” ungkapnya
“Saya belum pernah sama sekali bang mendapatkan bantuan modal usaha dari dinas pemerintahan daerah Kabupaten Bangka Selatan padahal saya pengen sekali biar saya tidak ngutang gandum kesana kemari,” Harapnya.
“Disini saya berdagang bermacam – macam jajanan kue. Ada roti goreng yang menjadi favorit para pemburu jajanan terus risol, pempek, kue donut, dan masih banyak lagi jajanan lainnya yang dititipkan disini,” ujarnya.
“Terkadang sehari saya habiskan 15 kg gandum dan itu sangat menguras tenaga mana kompornya cuma satu alakadar terus alat buat adonan saya gunakan masih secara manual. kalau ada alat yang lebih canggih kan enak tuh bang bisa mempermudah proses adonannya dan usaha saya dapat saya kembangkan lagi,” jelasnya.
Sementara itu lewat pesan WhatsApp Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMINDAG) Basel Anshori Mengatakan” Silahkan teknis hubungi kabid UMKM.
(Tim Jokers)





