TOBOALI – Dinas komunikasi dan Informatika, bersama Dinas PMD dan Inspektorat berhasil mengintegrasikan sistem pengawasan keuangan desa (siswaskeudes) dan sistem keuangan desa (siskeudes) di seluruh desa di Kabupaten Bangka Selatan.
Kepala Dinas komunikasi dan informasi Kabupaten Bangka Selatan Yuri Siswanto, melalui Kepala Bidang E-government Metriyopi, usai Diskominfo berhasil mengintegrasi kedua aplikasi tersebut di Gedung Basel Comand Center (BCC), Kamis (12/2/24).
Metriyopi menjelaskan proses pengawasan yang dilakukan oleh teman teman Inspektorat akan jauh lebih efisien dari sisi biaya, tenaga dan waktu.
“Alhamdulillah sesuai target kita, per hari ini sistem pengawasan keuangan desa (siswaskeudes) dan sistem keuangan desa (siskeudes) sudah berhasil kita integrasikan,” ujarnya.
Menurut Metriyopi, pengintegrasian ini juga secara otomatis meningkatkan poin penilaian kinerja Pemkab Bangka Selatan dalam MCP yang dilakukan oleh KPK RI.
“Data keuangan dari seluruh desa di Bangka Selatan yang dibutuhkan sebagai basis informasi pengawasan dapat diakses dengan mudah dan cepat tanpa harus turun ke lima puluh desa,” jelas Metriyopi.
Ia menambahkan begitu pun terhadap penilaian yang dilakukan oleh Kemenpan RB dan Kementrian Kominfo terhadap penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Bangka Selatan.
“Selanjutnya untuk pengoperasian sistem yang sudah terintegrasi ini, kolaborasi tim Dinas PMD, Dinas Kominfo dan Inspektorat akan semakin kita optimalkan,” harap Metriyopi.





